Dataran Dieng menjadi salah satu magnet wisata di kab. Wonosobo dan kab. Banjarnegara. Panaroma alam yang memukau pada ketinggian 2000 mdpl siap me "refresh" pikiran dan tubuh yang dijejali aktiftas sehari-hari yang padat. Selain alam, Dieng mempunyai berbagai macam kebudayaan yang menarik. salah satunya adalah Ritual Potong Gimbal, yaitu sebuah ritual memotong rambut gimbal yang hanya tumbuh secara alami pada anak-anak di Dieng sebagai bentuk membuang "sial". yang menarik adalah setiap anak gimbal akan mengajukan " syarat" sebagai permintaan yang harus dipenuhi oleh kedua orang tuanya, jika hal ini diabaikan, maka sang anak gimbal pun akan jatuh sakit dan rambut gimbal yang telah dipotongpun akan kembali tumbuh seperti semula.Tetapi jika permintaan sang anak telah dipenuhi, maka gimbal yang telah dipotong tidak akan kembali tumbuh gimbal (normal). masyarakat Dieng mempercayai bahwa anak gimbal ini adalah anugerah yang harus dirawat sesuai dengan pesan Ki Ageng Kaladite leluhur Dieng.
Hal ini dilihat sebagai potensi yang besar pada faktor wisata oleh pemerintah setempat, terbukti dengan membludaknya jumlah kunjungan saat acara "Dieng Festival Culture" pada tanggal 30 juni - 1 juli 2012 yang menempatkan Ritual Potong Gimbal sebagai acara utama. Semua penginapan di sekitar Dieng penuh oleh pengunjung dari luar kota.
tetapi sayang, beberapa pengunjung mengeluhkan manajemen yang kurang baik. harga tiket 25.000 rupiah ternyata tidak merata, karena banyak dari pengunjung yang lain masuk ke area tempat prosesi pemotongan dengan gratis (lolos dari pengawasan). semoga saja pada festival yang akan datang bisa lebih baik lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar