Kamis, 05 Juli 2012

Sikunir, puncaknya para Dewa

Pernah mendengar ungkapan "Dieng negeri para Dewa"?. Hal ini dikarenakan Dieng adalah salah satu tempat pemujaan (Candi Arjuna) yang terletak diatas ketinggian 2000 mdpl, tertinggi diantara candi - candi lain yang hampir kesemuanya berada di dataran tinggi, sebut saja Candi Cetho dan Candi Sukuh di Karanganyar dan Candi Gedong Songo di Kab. Semarang. Dieng menjadi salah satu primadona wisata di Wonosobo dan Banjarnegara. Kawah Sikidang, Telaga Warna dan Dieng plateau theatre merupakan pilihan wisata buat keluarga. 
Tapi bagi sebagian orang yang sedikit menyukai tantangan, Puncak Sikunir menjadi pilhan utama. letaknya tidak jauh dari Telaga Warna, hanya berjarak sekitar 1 km dengan ditempuh menggunakan kendaraan. Tapi bukan tantangan namanya kalau terlalu mudah untuk ditaklukan, perjalanan kendaraan harus berakhir di tempat parkir di kaki bukit Desa Sembungan, kemudian kita akan disambut dengan jalan setapak yang terjal dan mendaki khas track gunung. Bagi para pemula yang belum biasa dengan track ini kemungkinan membutuhkan waktu sekitar setengah jam perjalanan sebelum menemukan Puncaknya para Dewa.

menunggu Sunrise (Sang "Dewa")

munculnya Sang "Dewa"

menatap Sang "Dewa"

pilih posisi

Area Camping




romantisme kami berdua....
dokumentasikan kebersamaan

Ada dua pilihan cara untuk bisa menikmati puncak ini. Bagi yang tidak kuat berlama - lama dengan hawa dingin, disarankan menyewa kamar atau home stay yang ada di desa sembungan atau di kawasan dieng, lalu diteruskan dengan mendaki saat pukul 03.00 WIB. Bagi yang biasa dengan hawa yang sangat dingin dan mempunyai peralatan untuk Camping, puncak ini sanggup menampung sampai kurang lebih 20 tenda. Jadi, silahkan tentukan pilihan anda dan bersiap - siaplah bertemu dengan para "Dewa".

Senin, 02 Juli 2012

pikisinta trips: Dieng Culture Festival

pikisinta trips: Dieng Culture Festival: Dataran Dieng menjadi salah satu magnet wisata di kab. Wonosobo dan kab. Banjarnegara. Panaroma alam yang memukau pada ketinggian 2000 mdpl ...

Dieng Culture Festival

Dataran Dieng menjadi salah satu magnet wisata di kab. Wonosobo dan kab. Banjarnegara. Panaroma alam yang memukau pada ketinggian 2000 mdpl siap me "refresh" pikiran dan tubuh yang dijejali aktiftas sehari-hari yang padat. Selain alam, Dieng mempunyai berbagai macam kebudayaan yang menarik. salah satunya adalah Ritual Potong Gimbal, yaitu sebuah ritual memotong rambut gimbal yang hanya tumbuh secara alami pada anak-anak di Dieng sebagai bentuk membuang "sial". yang menarik adalah setiap anak gimbal akan mengajukan " syarat" sebagai permintaan yang harus dipenuhi oleh kedua orang tuanya,  jika hal ini diabaikan, maka sang anak gimbal pun akan jatuh sakit dan rambut gimbal yang telah dipotongpun akan kembali tumbuh seperti semula.Tetapi jika permintaan sang anak telah dipenuhi, maka gimbal yang telah dipotong tidak akan kembali tumbuh gimbal (normal). masyarakat Dieng mempercayai bahwa anak gimbal ini adalah anugerah yang harus dirawat sesuai dengan pesan Ki Ageng Kaladite leluhur Dieng.




Hal ini dilihat sebagai potensi yang besar pada faktor wisata oleh pemerintah setempat, terbukti dengan membludaknya jumlah kunjungan saat acara "Dieng Festival Culture" pada tanggal 30 juni - 1 juli 2012 yang menempatkan Ritual Potong Gimbal sebagai acara utama. Semua penginapan di sekitar Dieng penuh oleh pengunjung dari luar kota.
tetapi sayang, beberapa pengunjung mengeluhkan manajemen yang kurang baik. harga tiket 25.000 rupiah ternyata tidak merata, karena banyak dari pengunjung yang lain masuk ke area tempat prosesi pemotongan dengan gratis (lolos dari pengawasan). semoga saja pada festival yang akan datang bisa lebih baik lagi.