Senin, 09 April 2012

Karanganyar, 7 April 2012ga

Kabupaten Karanganyar yang berjarak 14km sebelah timur kota solo wajib menjadi tujuan wisata anda saat libur akhir pekan..ada beragam pilihan tujuan wisata yang semuanya merupakan wisata alam khas dataran tinggi. sebut saja Tawangmangu, yang terkenal dengan wisata air terjunnya dengan ketinggian 81 meter dan 1250 anak tangga naik turun adalah yang paling populer di karanganyar. tapi bagi kami, tawangmangu bukanlah primadona di karanganyar. pilihan pertama adalah Cemoro Sewupos pendakian Gunung Lawu ini sangat menyenangkan karena udaranya yg dingin dan pemadangannya yang indah. sangat cocok dinikmati dengan segelas kopi atau teh panas dan sebatang sigaret. kami menghabiskan 2 jam menikmati suasana ini.Cemoro Sewu yang berada di kabupaten magetan menjadi perbatasan jateng dan jatim.





setelah puas menikmati suasana cemorosewu, kami kembali lagi ke karanganyar dan berhenti sebentar di tawangmangu. sekedar bermemorabilia setelah hampir 15 tahun sejak kunjungan terakhir ke grojogan sewu tawangmangu. bentuknya masih sama, kolam renangnya pun masih tetap sama hanya mengalami beberapa variasi kecil saja. tapi tentu saja 15 tahun yg lalu kami belum menjadi sepasang kekasih. istirahat sebentar sambil menikmati sate kelinci di sekitar lokasi air terjun yang kebetulan sangat rame pengunjung cukup mengisi perut kami sebagai makan siang.





 waktu menunjukkan pukul 12.30 saat kami keluar dari tawangmangu. salah seoarang saudara yang kami singgahi rumahnya, merekomendasikan Candi Cetho untuk dikunjungi. disini kita akan disuguhi dengan pemandangan kebun teh yang sangat luas, kemungkinan (menurut perkiraan sendiri sih...) lebih luas dibandingkan dengan kebun teh di daerah Promasan, ungaran kab. semarang. perlu waktu sekitar sekitar 45 menit dari Tawangmangu untuk menuju Candi Cetho yang bersebelahan dengan Candi Sukuh. kami lebih memilih Candi Cetho untuk dikunjungi karena beberapa pertimbangan dan juga kebun teh nya yang luas dibandingkan Candi Sukuh


mirip ga?hahahha
beautiful view...








Cemoro Sewu dan Candi Cetho mengingatkan kami pada Dataran Dieng..Surga Para Dewa.
Terimakasih Karanganyar telah membuatku jatuh cinta...

Minggu, 08 April 2012

'Dieng"...Surga Para Dewa


Sering saya tidak mempercayai hal ini..setelah 26 tahun 107 hari saya bernafas, baru kali ini saya melihat dieng yang hanya berjarak tempuh sekitar 3 jam dari tempat lahir dan tempat tinggalk saya di Semarang. dataran pemukiman dengan ketinggian kira2 2000mdpl ini hampir sama dengan ketinggian pucak gunung ungaran di semarang.suhu berkisar antara 10 derajat celcius, yang membuat saya dan kekasih selalu wajib memakai jaket walaupun di pagi hari. dan mungkin itu adalah barang yang wajib dimiliki oleh warga dieng (rekomendasi buat pengusaha jaket sisa ekspor).

Di dieng banyak terdapat home stay sederhana yang sangat cocok untuk tempat menginap keluarga besar atau komunitas yang sedng berlibur disini..tapi jika anda hanya 2 orang saja, lebih baik menyewa kamar di hotel kelas melati 1 yang rata2 harganya berkisar 50 rbu rupiah tanpa fasilitas tv ataupun air hangat dan sejenisnya..ya hanya bilik kamar saja berukuran kira2 2x3 meter. jika anda ingin mandi tetapi tidak kuat dg suhu air yang hampir seperti es dinginnya..bisa memesan air hangat yang akan direbus terlebih dahulu oleh karyawan hotel dengan biaya 5rb rupiah per ember sedang.

Di hotel ataupun home stay anda bisa mendapatkan informasi tentang tempat-tempat wisata di dieng, biasanya pihak hotel atau home stay memasang peta wisata kawasan dieng. perjalanan saya kali ini hanya mengunjungi wisata dieng plateau theater yang merupakan tempat bagi anda untuk mengetahui sejarah tentang dieng dan perkembangannya lewat film dokumenter dan juga telaga warna yang sedikit mengingatkanku dengan danau segara anak di rinjani..telaga warna akan sangat indah dinikmati jika matahari sedang terik karena itu akan sangat berpengaruh pada ketajaman warnanya...harga tiketnya 7 rbu rupiah untuk wisatawan lokal..tapi sebenarnya ada jalan masuk yang tidak melewati loket..tapi ini rahasia...hehehehe...anda bisa membeli tiket terusan seharga 40 rbu rupiah kalo tidak salah (agak lupa karena tidak membeli) untuk akses masuk ke smua wisata kawasan dieng.

Setelah 2 hari berada dalam suhu yang dingin saya dan kekasih memutuskan untuk kembali ke wonosobo ke tempat seorang teman..tapi karena 2 hari itu belum mandi karena tidak tahan dengan air yang dingin (maklum anak pesisir) saya membelokkan kendaraan di pemandian air panas kalianget yang masih satu jalur dari dieang menuju kota..cukup dengan 2.5 rbu rupiah (2 orang plus kendaraan)saya sudah memasuki kawasan taman rekreasi pemandian kalianget. tapi untuk masuk ke kolam renang dg 2 macam pilihan air hangat atau dingin harus membayar 5 rbu rupiah per orang.tapi sepertinya saya kurang beruntung karena kolam renang sedang dikuras saat itu...saya memutuskan untuk menyewa kamar untuk mandi air hangat disini...setiap kamar dikenakan biaya 4 rbu rupiah untuk 15 menit dg fasilitas bathtube air hangat alami. wah nikmat sekali rasanya..hampir saja saya ketiduran di dalam bathtube saking enaknya.hehehhe.maklum 2 hari tidak mandi dan kedinginan.hehehehe....

Setelah puas berhangat2 ria, saya beristirahat sejenak di alun2 wonosbo yang sangat indah dan nyaman sekali...wah...sambil menikmati sate jamur 10 rbu per porsinya membuat semuanya terasa lengkap....sambil menunggu teman datang menjemput..hehehehe...dan menikmati mie ongklok khas wonosobo.








berpose dlu
telaga warna